Siapa orangtua yang tidak ingin mewariskan sesuatu yang berharga untuk keluarganya? Semua orangtua pasti ingin. Namun tidak setiap orangtua mampu mengumpulkan harta yang cukup banyak untuk diwariskan. Kebanyakan orang tidak mampu membeli tanah yang luas, emas yang banyak, atau aset yang berlimpah.
Namun dengan sedikit disiplin, setiap orang yang berpenghasilan sebenarnya bisa memberikan warisan yang besar, setidaknya untuk ukuran dia, bagi keluarganya seandainya dia meninggal dunia. Caranya dengan mengikuti asuransi jiwa.
Ada yang mengatakan, asuransi jiwa adalah hadiah terindah untuk istri dan anak-anak. Ya, sebab ketika suami meninggal dunia, meski istri dan anak-anaknya bersedih, mereka akan mendapatkan sesuatu untuk mengurangi kesusahan ekonomi akibat kematian suaminya.
Tapi bukan hanya itu. Asuransi jiwa bisa jadi merupakan warisan terbesar yang bisa diberikan seorang ayah bagi keluarganya yang ia tinggalkan.
Tapi bukan hanya itu. Asuransi jiwa bisa jadi merupakan warisan terbesar yang bisa diberikan seorang ayah bagi keluarganya yang ia tinggalkan.
Tapi tidak setiap produk asuransi jiwa bisa dijadikan warisan. Asuransi jiwa yang bisa dijadikan waisan hanya asuransi jiwa yang berlaku seumur hidup, yaitu whole-life dan unit link. Asuransi jiwa berjangka (term-life) pun bisa jadi warisan, dengan satu syarat: meninggal dunia pada masa perlindungan.
Tinggal pilih, dengan beberapa pertimbangan, antara lain besarnya UP (uang pertanggungan) dan premi.
►Diposkan oleh
:Yuuki Gasai
:
di
10:02:00 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Artikel Allianz
Disusun Oleh Rysva. Powered by Blogger.
0 komentar:
Post a Comment